Pertanyaan
- Apakah mengirim salam via sms atau surat dengan singkatan seperti Ass.., askum, assalamu'alaikum wr. Wb., dan sebagainya telah dapat dikategorikan salam yang wajib dijawab (termasuk shighat syar'iyyah) ?
- Surat permintaan doa yang bertumpuk dan semua mengandung tulisan salam atau titipan salam dari banyak orang. Apakah harus dibaca atau disampaikan dan dijawab semua (satu persatu) ?
Jawaban
a.Menyingkat shighot السلام عليكم dengan menggunakan
huruf 'ajam seperti Ass, Askum, dsb belum ditemukan referensi yang
menyatakan sebagai shighot syar'i.
Kendati demikian,
kebiasaan penulisan السلام عليكم dengan menggunakan singkatan-singkatan
seperti di atas dalam konteks bahasa SMS tidak dilarang.
REFERENSI
1. Bughiyyah
al-Mustarsyidin, hal. 276-277
2. Ath-Thuruq
al-Hukmiyyah, hal. 97-100
3. Thoro`iq
al-Hukmi fi asy-Syari’ah, hal. 352
4. Ahkam
as-Sulthoniyyah, hal. 219-220
5. Al-Fiqh
al-Islamiy, juz 8, hal.6127-6128
6. Al-Mausu’ah
al-Fiqhiyyah, juz 4, hal. 95-96
7. Qurrotul
‘Ain, Juz 7 Hal. 317-318
b. Kalau
seorang penerima salam, maka tidak wajib dibaca, dan apabila dibaca, maka wajib
dijawab.
Mengenai titipan
salam, wajib disampaikan oleh muballigh atau rasul, dan penerima salam wajib
menjawabnya, dengan cara satu persatu bila imkan, dan sekaligus bila tidak
imkan.
REFERENSI
1. Syarh
an-Nawawi, juz 5, hal. 211
2. Al-Mausu'ah
al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, juz 25, hal. 160
3. Nihayah
al-Muhtaj, juz 3, hal. 492
4. Hasyiyah
ar-Romli 'ala Asna al-Matholib, juz 4, hal. 183
5. I'anah
ath-Tholibin, juz 4, hal. 301
6. Fatawa
ar-Romli, hal. 555
7. Asna
al-Matholib, Juz 4, Hal. 185

No comments:
Post a Comment